Saturday, April 19, 2008

Ebook Islam Gratis yang Top Banget

Di sidebar sebelah kanan blog ini, terdapat beberapa link untuk download beberapa ebook Islam gratis, yang saya kumpulkan dari beberapa sumber. Salah satu yang menurut saya paling lengkap dan bagus untuk Anda miliki adalah Alquran dan Hadits. Di situ terdapat ALquran lengkap dengan terjemahan Bahasa Indonesia, Pengenalan Ilmu Hadits, Kumpulan Shahih Bukhari, Kumpulan Shahih Muslim, Ringkasan Syarah Hadits Arbain, Bulughul Maram, 1100 Hadits Terpilih, Sejarah Singkat Beberapa Ahli Hadits, sampai Artikel tentang Hadits. Ebook ini bersumber dari Perpustakaan OPI milik Sofyan Efendi (http://opi.110mb.com).

baca selengkapnya...

Hidayah Islam di Tengah Australia Adelaide

Oleh : Agung Prabowo

Suatu hari teman saya, Islam Haneef was called me. How're u goin brother..? Good, pangestu nipun...my brother. Oohh, sory mate, gua sangka orang jawa ternyata Oz man. Temen gua ini pertama kali ketemu pas lagi shalat jum'at di Masjid Gilbert adelaide, yang merupakan salah satu masjid tertua di adelaide. Dengan perawakan yang tinggi besar serta janggut lebat, dia menceritakan bahwa tadi ada seorang gadis australian masuk Islam. Kebetulan gadis tersebut juga seorang mahasiswi di Universitas South Australia, di jurusan nursing. Sekarang dia lagi mencari tempat tinggal yang komunitasnya banyak orang islam. Sehingga kata Brother islam haneef, gadis oz mualaf tersebut bisa belajar tentang islam lebih banyak.

Alhamdulillah, kebetulan di tempat tinggal kami, ada unit/kamar kosong yang bisa ditempati oleh gadis oz mualaf tersebut. Setelah tinggal di lingkungan kami, gadis oz mualaf tersebut bukan hanya belajar islam dengan sungguh-sungguh bahkan menjadi asbab penebar hidayah bagi teman-teman student khususnya dikalangan wanita. Sehingga ada beberapa student indonesia (wanita) yang belum menggunakan Hijab/jilbab akhirnya menggunakan Jilbab. Wong gadis bule Oz yang baru masuk islam 10 hari aja langsung pakai jilbab, apalagi gua yang sudah Islam dari jaman Mbah buyut mungkin begitu kali ya.. pikir teman-teman cewek indonesia yang ada disini.

Di australia khususnya di adelaide, pindah agama bukanlah sesuatu yang krusial bagi orang australia. Pernah saya tanya kepada teman2 moslem brother Oz (aussie), apakah tanggapan keluarga ketika kalian memeluk islam. Mereka berkata, thats fine, as long as i become a good person. Malah banyak para Ortu disini senang anaknya masuk islam, karena telah menghentikan aktifitas anaknya dari clubbing, Mabuk-mabukan, drug, free sex dll.

Kembali ke gadis oz mualaf tersebut, namanya ialah zulaikha (stefanie gold), fotonya pernah saya posting pada tulisan yang lalu. Bayangkan dia ini terlahir dari bapaknya yang seorang yahudi ibunya inggris. Itulah kebesaran ALLAH SWT, merupakan hak prerogatif ALLAH untuk memberikan hidayah kepada siapa yang di kehendaki.

Iman bukanlah merupakan harta warisan, Orang tuanya beriman belum tentu anaknya beriman. Nabi nuh, dia seorang nabi tapi anaknya mungkar kepada ALLAH. Bukanlah hal yang sulit bagi ALLAH SWT melahirkan manusia-manusia moslem yang shaleh walaupun kedua orangtuanya adalah non moslem. Contoh lain Nabi Ibrahim, Ortunya pembuat berhala, anaknya "Ibrahim" menjadi nabi yang namanya di kenang sepajang masa

Itulah, Hidayah.. semua orang harus berusaha mencapainya. Kadang2 teman moslem brothers di australia ketika termenung di masjid meneteskan air mata, memikirkan nasib ke dua orang tuanya, kakak, adik dll yang belum beriman kepada ALLAH SWT. oleh sebab itu Mereka selalu berdo'a. Karena mereka telah mengetahui arti Iman yang sesungguhnya, kata salah seorang Moslem Brother disini "Kerajaan apapun seluas 7 benua dan samudera, suatu saat akan berakhir tapi Iman didalam dada adalah kekal selama-lamanya".

Ya..ALLAH kumpulkanlah kami ini beserta orang-orang yang mencintai ENGKAU dan Agama "ISLAM" ini di dunia dan Akhirat, amieee......n.

sumber : my cyber sketch

baca selengkapnya...

Monday, April 14, 2008

Islam & Mualaf di Australia Adelaide

by : Agung Prabowo

Sesuatu yang paling gw pengen temui di oz sini ialah, ketemu dengan muslim-muslimah Australian brother-sister. Melihat perkembangan islam di negara orang lain adalah suatu topik yang menarik buat gw. Karena Iman adalah sesuatu yang paling berharga di dunia ini, Kata ustadz disini kalau di dunia kita kurang Air, Makan, Udara paling2 ujung-ujungnya masuk kubur but kalau bawa Iman yang benar serta amal shaleh, Insya ALLAH masuk surga kekal selama-lamanya. Bandingkan kalau nggak ada Iman ujung2nya mati juga, tapi sengsaranya dunia akhirat kekal selamanya.

Kebetulan di tempat tinggal gua, ada suatu ruang kosong yang kita manfaatkan jadi mushala. Alhamdulillah, bule2 yang baru masuk islam/ mualaf di sekitar lingkungan kita jadi pada ikutan shalat berjama'ah lima waktu. So, The name of australian brothers yang ikutan memakmurkan mushala seperti Islam Haneef, AbdusSalam, Taha dll. Kita jadi bisa bertukar pengalaman tentang bagaimana mereka semua bisa mendapat hidayah dari ALLAH SWT.

Not only Australian moslem brothers, yang sister ada juga lo..., kebetulan malah tinggal di dekat rumah kita. Namanya Zulaikha (Stefanie Gold), dia ini orang brisbane kebetulan Ayahnya seorang Yahudi dan Ibunya orang Inggris. Gua pasang fotonya dech biar pada nggak penasaran, kebetulan fotonya bareng anak gua "Rara (Fathimah Azzahra) dan Foto anaknya sahabat kerja gua di STIKOM balikpapan Setyo Nugroho, Oh..iya nama puterinya "Nadya"
Susan Carland, nih..orang terpilih jadi australian moslem of the year, tapi dia tinggalnya di melbourne, sekitar 6 jam perjalanan dari tempat gua di adelaide, kalau drive. Pengalaman, beliau masuk islam merupakan hal yang menakjubkan. Dia ini masuk islam sekitar umur 19 tahun. Cuma sayang sekali, bagi para ikhwan-ikhwan yang ada di Indonesia, Susan Carland udach nikah tuch....

Insya Allah, untuk berikutnya gua akan posting lebih banyak lagi tentang keadaan masjid, Islam dan Mualaf khusunya di south australia.


sumber : agungcyber.blogspot.com

baca selengkapnya...

Saturday, April 12, 2008

Salahuddin Yang Bijaksana

Ending dari film Kingdom of Heaven (20th Century Fox). Film yang mengisahkan salah satu babak perang salib di Yerusalem.

baca selengkapnya...

Sunday, March 30, 2008

Kini, Saatnya Hadir TV Dakwah

Mencermati perkembangan penyiaran televisi nasional, kadang kita menjadi merasa sangat cemas. Betapa besar dan kuat pengaruh media yang satu ini terhadap manusia. Tayangan-tayangan hebatnya, setiap saat memborbardir pikiran dan kesadaran kita. Sayangnya, tidak semua pemilik TV Broadcasting memiliki kehati-hatian dalam memanfaatkan 'senjata yang mematikan' ini. Saat ini, TV secara umum bukan menggambarkan wajah Indonesia, tetapi lebih cenderung merupakan wajah segelintir masyarakat eksklusif (selebriti) yang secara kuat mempengaruhi dan membentuk pribadi-pribadi penonton Indonesia.

Sungguh suatu ironi. Konon lebih dari 90% penduduk Indonesia adalah Muslim. Namun hingga kini belum ada Stasiun TV yang berkonsentrasi pada penonton Muslim. Hanya sesekali saja Stasiun TV yang sudah ada menayangkan pengajian dan acara-acara Islami. Yang kemudian sesudahnya diwarnai dengan tayangan-tayangan aurat gratis dari para artis Indonesia tercinta.

Stasiun TV sendiri tampaknya masih diskriminatif terhadap tampilan para penyiar yang mengenakan jilbab. Sepanjang yang saya tahu, hanya Trans TV yang memiliki presenter berita wanita berjilbab. Di tempat lain, Sandrina Malakiano harus keluar dari bagian pemberitaan Metro TV setelah mengenakan jilbab. Apa salahnya dengan jilbab ? Bukankah itu hak asasi manusia. Cukup banyak perusahaan di Indonesia yang tidak menghargai hak asasi muslimah dalam mengenakan jilbab. Berangkat bekerja mengenakan jilbab, namun dilepas demi peraturan perusahaan saat jam kerja.

Kembali ke masalah TV. Saya rasa, 'keinginan pasar' tidak bisa dijadikan alasan dalam men-drive di-release-nya jenis-jenis tayangan yang cenderung vulgar. Dan jangan dikira pasar TV Dakwah akan sepi penonton. Perhatikan fakta ini :
1. Lebih 90% penduduk Indonesia adalah Muslim.
2. Jumlah jamaah haji terus membengkak dari tahun ke tahun. Artinya, orang yang serius dalam Islamnya terus bertambah. Kalo nggak serius, nggak mungkin berusaha keras untuk mengumpulkan ONH.
3. Fenomena novel dan film Ayat-Ayat Cinta yang kebanjiran penonton, menunjukkan betapa besarnya minat masyarakat terhadap sentuhan spiritual yang Islami.

Di Malang, ada DammaTV, stasiun TV bagi umat Budha. Hebatnya, kadang-kadang DammaTV menayangkan film dokumenter/pengetahuan karya Harun Yahya. Pernahkah Anda lihat tayangan Harun Yahya di TV lain ?

Ayo, para konglomerat Muslim, bangun stasiun TV Dakwah. Insya Allah, kalian akan mendapatkan dua kebaikan, yaitu kebaikan dunia (karena penontonnya tetap banyak) dan kebaikan akhirat.

baca selengkapnya...

How did you convert to Islam

baca selengkapnya...

Jordie Rosenbaum, Putri Yahudi

Oleh: M. Syamsi Ali

Siang itu the Islamic Cultural Center of New York agak sepi. Beberapa jamaah shalat zuhur sudah berdatangan, tapi adzan sendiri belum dikumandangkan. Saya masih menanda tangani beberapa berkas perkawinan untuk dikirimkan ke City Hall untuk mendapatkan “marriage certificate” bagi pasangan yang baru saja melangsungkan pernikahan di Islamic Center.

Tiba-tiba telpon saya berdering dan di seberang sana ada suara resesiionis menyampaikan bahwa ada seorang wanita yang ingin ketemu dengan saya. “Who is she?”, Tanya saya. “Probably she wants to know about Islam,” jawabnya singkat.

“Let her sit in the conference room,” pintaku.

Saya kemudian segera menyelesaikan menandatangani berkas-berkas perkawinan itu, lalu menuju ruang rapat. Di sana sudah menunggu seorang gadis yang masih relative muda berambut pirang. Nampak seperti asli Eropa. Dengan ramah, saya mengucapkan “selamat siang!”. “Morning sir!”, jawabnya singkat. Rupanya memang belum siang karena jam masih menujukkan pukul 11:53 pagi.

“How are, and what I can do for you?”, Tanya saya memulai percakapan siang itu.

“Hi, I am sorry that I am coming without an appointment?”, katanya singkat.

“Oh no, not at all! You don’t need to take an appointment to come to our mosque,” jawab saya.

Dia kemudian seperti menarik napas, memperkenalkan dirirnya “my name is Jordie!”. Dia kemudian bercerita panjang. Dia mulai mengatakan bahwa orang tuanya adalah petinggi agama Yahudi di kota New York . “My father is a businessman, and a board member of many Jewish congregation institutions or synagogues” , katanya terus terang.

Ibunya sendiri adalah seorang philanthropist, dan menurutnya menjadi kontributor besar pada acara-acara pengumpulan dana komunitas Yahudi. Juga anggota pada berbagai organisasi sosial dan wanita di kota New York .

“And so, what makes coming here today?”, pancingku.

Sekali lagi, dia bercerita panjang. Saya menangkap darinya bahwa dia adalah seorang gadis “brilliant” dan pemberani. “I am a graduate student at the NYU”, and also a Jewish activist”, katanya.

Dia menceritakan bagaimana kegiatannya di kampus, termasuk kegiatan-kegiatannya dengan kelompok agama lain, termasuk dengan pelajar Muslim. Salah satu yang selalu dia ingat adalah ketika kelompok mahasiswa Yahudi dan Muslim melakukan kerjasama bakti sosial di New Orleans setelah terjadi musibah badai Katherina ketika itu. “I really enjoyed the accompany of my Muslim friends at that time”, jelasnya.

“Are still connected with your Muslim friends?” tanyaku.

“Yes, in fact I learned a lot from them about Islam”, jawabnya.

“And so, who direct you to come to the Center?” tanyaku lagi.

Dia kemudian menjelaskan bahwa salah seorang teman kelasnya, sama-sama mengambil sosiology, bernama Katherine. Saya bercanda, asal bukan Katherine temannya “hurricane?” (badai).

Ternyata Katherine adalah seorang Amerika keturunan Spanyol, masih non-Muslim dan saat ini belajar di Islamic Forum for non Muslims. Setelah mereka berdua terlibat perbincangan tentang Islam, dan keduanya banyak merasakan nilai positif dari agama ini, Katherine menganjurkan kepadanya untuk menemui engkau. “She is a big fan of you”, candanya.

“Oh no! I am just a regular guy, employed by this Center”, kata saya.

Saya kemudian menanyakan beberapa hal tentang agamanya, Yahudi. Setiap kali menyebutkan konsep-konsep ketuhanan, saya menimpali dengan ayat-ayat Al Quran. “Really? That's amazing!”, serunya.

Dia belum pernah membayangkan betapa Islam dan Yahudi hampir mirip dalam konsep ketuhanan. Sehingga setiap kali ada poin yang dikemukakan mengenai Tuhan, saya cuma membacakan ayat-ayat dari Al-Quran.

Saya katakana, Al-Quran itu salah satunya berfungsi sebagai “musoddiqan” (untuk menegaskan kitab-kitab suci sebelumnya.

Setelah berputar-putar dengan berbagai konsep ketuhanan, kami kemudian mendikusikan hubungan Ibrahim dengan kedua anaknya. Dalam benak dia, memang Ishak itu memiliki status sebagai Nabi, tapi Ismail tidak diangkat sebagai Nabi Tuhan. Diskusi cukup inten dan hangat, bahkan sesekali terlibat perdebatan yang dalam.

Alhamdulillah, pada akhirnya setelah kita sama-sama merujuk ke Kitab Suci tentang para Nabi, dia mengakui bahwa memang ada sikap “prejudice” (curiga) dan diskriminatif dalam ajaran Yahudi. Bahwa yang mulia dalam konsep Yahudi hanya satu kelompok manusia yang digelari “Israelis” (Israelites). Manusia lain tidak terhormat, dan seharusnya menjadi hamba-hamba Israel .

Tanpa terasa adzan zuhur dikumandangkan. Kami berhenti sejenak. Tapi tiba-tiba Jordie nampak tersenyum dan mengatakan, “Jujur saja, Islam adalah yang benar!”, akunya.

“Saya sudah aktif di sinagog semenjak masih kecil, tetapi saya tidak pernah melihat satupun orang berkulit non-putih datang ke sinagog, jelasnya.

“If Judaism is really God’s religion, why it has to discriminate people on the basis of races?”, tanyanya.

Tanpa terasa, Jordie mempertanyakan berbagai hal mengenai agamnya.

“Jordie, how do you see the Prophets of God?” tanyaku.

“They must be the best people to receive and convey the revelation. Not only to convey, but they themselves lived by the revelation”, jelasnya.

Saya kemudian menjelaskan berbagai tuduhan Taurah terhadap Nabi-nabi Allah, termasuk Daud, Sulaeman, dll. Saya katakana, dalam Al-Quran tidak satupun Nabi dikisahkan dengan kisah-kisah yang menyakitkan. Justeru para nabi itu adalah orang-orang yang berjuang untuk melurukskan prilaku manusia. “Is it rational that the Prophet David slept with his neighbor’s wife, and plotted to kill him?”, tanyaku.

“Of course, not”, jawabnya.

“But Sister, it is there in Torah!”, jelasku.

Sejenak, nampak Jordie diam, memandang ke saya seperti terheran-heran.

“So, what do you think?”, tanyaku.

“Wow, I read those, but never realized that it’s so bad!” akunya.

Saya kemudian menjelaskan bahwa memang terkadang kita membaca Kitab Suci kita dan “we take it for granted”. Seolah semua sudah diterima begitu saja, dan tidak ada lagi keinginan untuk menyelami dan memahaminya. Selain karena sudah diterima sebagai “keyakinan” dan sudah menjadi “dogma”, juga karena keberagamaan kita bersifat turunan.

Jordie terdiam. Tiba-tiba saja dia angkat kepala dan tersenyum “Wow, I really did not realized that I have been trapped in that” (ikut membuta).

“So what do you think about Islam?” saya memancing kembali.

Dengan sedikit pelan dia mengatakan “I think this is the true religion”. Kali ini sepertinya dia tidak seagresif sebelumnya.

“Jordie, can I ask you something?” tanyaku.

“We are in the winter. You know what kind of cloth we need. If you have only on you, and in front of you a thick jacket, will you stay frozen or will you take the jacket to cover your self?”, tanyaku.

“Of course I must take the jacket”, jawabnya singkat.

“I know you have your religion. But your religion does not fit to save you, Jordie. Here Islam, the religion you believe as the true religion is to save you. Would you like to take it?”, tanyaku.

Dengan sedikit pelan, nampak agak ragu, tapi kemudian dengan tegas mengatakan “yes”.

Alhamdulillah! Tanpa saya sadari saya ucapkan itu. Rupanya Jordie juga sudah tahu betul tradisi itu.

Saya meminta agar Jordie berwudhu. Ditemani oleh seorang jamaah wanita Jordie mengambil wudhu, dan sebelum shalat dimulai (iqamah), Jordie yang nama akhirnya “Rosenbaum” itu saya bimbing mengikrarkan: “Laa ilaaha illa Allah-Muhammadan Rasul Allah.”

Pekik takbir para jamaah dilanjutkan dengan iqamah, dan Jordie pun memulai shalatnya yang pertama kali. Allahu Akbar!

New York, Maret 2008

Penulis adalah imam Masjid Islamic Cultural Center of New York. Syamsi adalah penulis rubrik "Kabar Dari New York" di www.hidayatullah.com

Copy Paste dari sini

baca selengkapnya...

Saturday, March 29, 2008

Rahasia Sukses Muslim Cina

Oleh : Ann Wan Seng*

Saya dilahirkan dalam keluarga Cina dan dibesarkan dalam lingkungan masyarakat Cina. Sejak kecil, saya sering mendengar cerita mengenai kehebatan negara Cina dan dinasti kerajaannya, tetapi saya tidak pernah mendengar kehebatan umat Islam di Cina sampai saya masuk sekolah dan melanjutkan ke universitas. Bahkan, sebelumnya, saya tidak tahu bahwa ternyata begitu banyak umat Islam di Cina dan ada orang Cina yang beragama Islam. Sejarah dan segala hal mengenai umat Islam di Cina seperti tidak pernah ada dalam masyarakat, khususnya di Malaysia.

Ketika menemukan hal-hal mengenai kehidupan umat Islam di Cina, sumbernya tidak diketahui secara pasti, faklta, susunan, dan informasi yang diberikan berbeda-beda. Sumber resmi yang dikeluarkan oleh pihak kerajaan Cina menunjukkan penduduknya yang beraga Islam adalah sekitar 30 juta orang, tetapi menurut sumber tidak resmi yang dapat dipercaya, jumlah umat Islam di Cina melebihi 100 juta orang dengan jumlah masjid melebihi 42 ribu bangunan.

Sejak Cina membuka pintunya kepada dunia luar, segala hal dan fakta mengenai umat Islam di negara itu mulai terbuka satu per satu. Umat Islam di Cina tidak hanya kaya akan budaya, kesenian, dan nilai peradaban yang tinggi, tetapi juga kehadiran mereka telah memberikan sumbangan yang cukup penting kepada perkembangan pemerintahan negara Cina. Umat Islam memainkan peranan penting di dalam pemerintahan beberapa dinasti Cina. Mereka juga terlibat dalam beberapa pergolakan politik di negara tersebut. Umat Islam di Cina pernah menduduki jabatan yang tinggi dalam kancah pemerintahan. Mereka juga pernah ditindas dan disingkirkan dari kedudukannya. semuanya itu merupakan rekaman sejarah yang akan dijadikan bukti tentang kehadiran umat Islam di Cina yang sejak dulu dianggap sebagai salah satu negara penguasa di dunia.

...lompat...

Sudah lama saya berkeinginan untuk memaparkan kehebatan yang ada pada umat Islam di Cina dan membaginya kepada masyarakat umum. Dengan kegemilangan yang pernah dilaluinya, umat Islam di Cina dapat jadi awal atau mungkin faktor pendukung proses kebangkitan awal umat Islam. Terdapat banyak cerita dan kisah menarik mengenai umat Islam di Cina, yang menurut saya, harus diketahui oleh umat Islam yang lain, termasuk di Malaysia dan di wilayah Asia Tenggara. Kisah itu, di antaranya adalah kisah rahasia saat umat Islam mempertahankan agama dan akidah mereka di tengah pergilakan dan pemerintahan yang dikuasai oleh masyarakat yang bukan Islam. Hal ini saya ceritakan pula supaya kita dapat mengambil manfaat dan pelajaran darinya. Yang lebih penting lagi adalah, buku ini dapat memberikan keyakinan dan motivasi kepada umat Islam sebagai sesama saudara tua ataupun saudara muda. Kita harus bangga menjadi orang Islam dan juga merasa hebat menjadi bagian dari umat Islam.

Dunia Islam sangatlah luas, kita dapat menemui umat Islam di mana-mana. Umat Islam menguasai hampir separuh dari kekuasaan negara Cina dan kini kedudukan serta peranan mereka semakin mendapat pengakuan dari kalangan masyarakat yang lain. Jadi, sudah sewajarnya kehebatan dan kegemilangan Islam di Cina dibukukan untuk bacaan khalayak ramai. Dengan terbitnya buku ini, maka keinginan saya yang terpendam sekian lama telah terpenuhi. Setidak-tidaknya, buku ini dapat dijadikan sebagai sumbangan dari usaha kecil saya kepada Islam.

*Wakil Sekjen Pertubuhan Kebajikan Islam Malaysia (PERKIM) Kebangsaan. Ia juga penulis buku bestseller 'Rahasia Bisnis Orang Cina', 'Rahasia Bisnis Orang Jepang', dan 'Rahasia Bisnis Orang Korea'. Tulisan di blog ini, merupakan salinan prakata dari buku 'Rahasia Sukses Muslim Cina', terbitan Hikmah, Jakarta, Februari 2008

baca selengkapnya...

Thursday, March 20, 2008

Konspirasi AS dan WHO

Kemarin, saat mendengarkan radio Suara Surabaya, saya mendapatkan kembali bukti kasak-kusuk konspirasi AS. Di radio, diperdengarkan rekaman Menkes Siti Fadhilah Supari saat bedah buku di Surabaya, yang dongkol terhadap konspirasi AS dan WHO pada kasus vaksin Flu Burung, serta kuatnya AS dalam memanipulasi pemberitaan di Indonesia. Disampaikan oleh Menkes, bahwa sepulang dari konferensi di Jenewa November 2007 lalu, beliau menduga bahwa pers Indonesia akan memberitakan kisah Menkes dalam memimpin negara-negara dunia ketiga melawan Amerika serikat dan WHO dalam melawan perdagangan 'master virus flu burung' di WHO. Namun ternyata pers di Indonesia justru menampilkan 'manusia pohon' yang sebetulnya merupakan berita lama. Justru NHK Jepang yang meliput dan menyiarkan pemberitaannya.

Lalu beliau mengundang wartawan dan mengadakan konferensi pers. Dan ternyata, keesokannya, tak satupun beritanya muncul di media massa. Beberapa waktu kemudian beliau mengadakan konferensi pers lagi. Dan sama, tidak ada berita mengenai kasus ini di media. Akhirnya Siti Fadhilah berinisiatif menulis buku yang berjudul "Saatnya Dunia Berubah, Tangan Tuhan Dibalik Virus Flu Burung"

Liputan mengenai bedah buku tersebut, dapat Anda lihat di :
1. Liputan 6
2. Suara Surabaya

baca selengkapnya...

Sunday, March 2, 2008

M. Syamsi Ali : Dakwah chatting

sumber : mualaf.com

Franklin baru bersyahadat sebulan yang lalu. Dia sekarang aktif mengikuti kajian Islam pada The Islamic Forum for new / non Muslims yang asuh di Islamic Cultural Center. Subhanallah, pekan pertama dia menjadi Muslim, pemuda hispanic (keturunan Amerika Selatan) ini sudah membawa 2 orang temannya ikut bersyahadat. Satu orang gadis hispanic, satu orang lagi pemuda Yahudi.

Dalam hati saya bertanya-tanya, apa saja yang dia bicarakan kepada teman-temannya itu, sampai mereka tertarik ikut bersyahadat. Pertanyaan saya itu kemudian terjawab. Beberapa hari lalu, saya dikiriminya transkrip percakapan internet(chatting)nya dengan seorang pemuda lain di New York upstate. Dilakukan jam 1 dini hari! Kegigihannya dalam meyakinkan orang, bahwa Islam itu cool (keren) bikin saya tersipu-sipu. Gayanya funky khas anak muda. Berikut ini terjemahan percakapan mereka. FishermenComics adalah Franklin, sedangkan SHOCKWAVE886 adalah kenalan barunya. Ada bagian-bagian yang saya hapus (***********) karena alasan kebaikan.

FishermenComics [1:12 AM]: Hei, apakabar Teman
SHOCKWAVE886 [1:12 AM]: siapa ini?
FishermenComics [1:12 AM]: Saya, Franklin Taveras yang Agung
SHOCKWAVE886 [1:12 AM]: siapa?
FishermenComics [1:12 AM]: kita belum pernah kenalan
FishermenComics [1:13 AM]: kamu tinggal di New York ‘kan?
FishermenComics [1:14 AM]: kamu percaya Tuhan?
SHOCKWAVE886 [1:15 AM]: yeah saya percaya
FishermenComics [1:15 AM]: keren
SHOCKWAVE886 [1:15 AM]: kok kamu bisa tahu tentang saya?
FishermenComics [1:15 AM]: kalau begitu kita saudara
FishermenComics [1:15 AM]: kenapa aku tahu, karena tampangmu kayak angsa bodoh SHOCKWAVE886 [1:15 AM]: angsa bodoh?
FishermenComics [1:15 AM]: HAHA...
FishermenComics [1:15 AM]: kerja apa?
SHOCKWAVE886 [1:16 AM]: aku sedang tidak bekerja tapi sungguh-sungguh sedang berpikir untuk jadi pastor, pendeta, atau mungkin penginjil, belum tahu.

FishermenComics [1:17 AM]: AH YANG BENEEERRRR
FishermenComics [1:17 AM]: Saya dulu hampir jadi pastor
FishermenComics [1:17 AM]: tapi saya berhenti pada detik terakhir
FishermenComics [1:17 AM]: apa agamamu?
SHOCKWAVE886 [1:17 AM]: Katolik Roma
FishermenComics [1:17 AM]: Saya dulu Katolik
FishermenComics [1:17 AM]: sekarang saya Muslim
SHOCKWAVE886 [1:18 AM]: kamu pernah masuk penjara?
FishermenComics [1:18 AM]: nggak
FishermenComics [1:18 AM]: hehehehehehehehe
FishermenComics [1:18 AM]: Saudaraku
FishermenComics [1:18 AM]: Saya tahu kita baru ketemu
FishermenComics [1:18 AM]: tapi biarkan aku mengatakan sesuatu
FishermenComics [1:18 AM]: pernahkah kamu meragukan Tuhan?
FishermenComics [1:18 AM]: jujur ya?
SHOCKWAVE886 [1:18 AM]: enggak
FishermenComics [1:19 AM]: bagus
FishermenComics [1:19 AM]: tapi dengar nih ya
FishermenComics [1:19 AM]: tahukah kamu apa 3 agama yang paling cepat berkembang?
SHOCKWAVE886 [1:19 AM]: nggak
FishermenComics [1:20 AM]: Islam berkembang 9 kali lebih cepat daripada Kristen, kemudian Budha, kemudian Kristen lagi
FishermenComics [1:20 AM]: Saya dulu seorang pembuat film-film Kristen
FishermenComics [1:20 AM]: saya seorang penyebar bible
FishermenComics [1:20 AM]: saya tahu kita baru ketemu tapi kamu sebaiknya ke gereja ikut saya
FishermenComics [1:21 AM]: untuk menemui beberapa orang yang kukenal
SHOCKWAVE886 [1:21 AM]: aku nggak tahu tentang itu semua, tapi asyik juga ngobrol sama kamu
SHOCKWAVE886 [1:21 AM]: ada ceweknya nggak?
FishermenComics [1:21 AM]: Kamu kepingin jadi pastor tapi masih ngomongin cewek ?
SHOCKWAVE886 [1:21 AM]: selalu
FishermenComics [1:22 AM]: pasti kamu bakal jadi pastor yang ***********

FishermenComics [1:22 AM]: Tuhan bilang kita semua harus menikah
SHOCKWAVE886 [1:22 AM]: hahahaha bukan gituuuu
SHOCKWAVE886 [1:22 AM]: aku mah gak bakalan gitu
FishermenComics [1:22 AM]: Saya heran kenapa pastor nggak menikah
FishermenComics [1:23 AM]: ngomong-ngomong, apa yang kamu tahu tentang Islam?
SHOCKWAVE886 [1:23 AM]: aku tahu banyak orang masuk penjara terus masuk Islam untuk perlindungan, jadi aku pikir mereka dihormati (setelah masuk Islam)

FishermenComics [1:24 AM]: salah, hehehe, hampir setiap hari lebih dari 30 orang di New York saja masuk Islam
FishermenComics [1:24 AM]: soalnya (Islam) itu adalah kebenaran, Bro
FishermenComics [1:24 AM]: saya bisa menunjukkan kepadamu
FishermenComics [1:24 AM]: Hanya ada satu Tuhan
SHOCKWAVE886 [1:24 AM]: aku nggak mau pindah agama
FishermenComics [1:25 AM]: Saya nggak nyuruh kamu pindah agama, tugas muslim hanya menyampaikan pesan
FishermenComics [1:25 AM]: dan selebihnya urusan Tuhan
FishermenComics [1:25 AM]: seorang muslim dilarang memindahkan agama orang lain
FishermenComics [1:25 AM]: haram, dosa
FishermenComics [1:26 AM]: Muslim mengimani hal-hal yang diimani orang Kristen dan Yahudi
FishermenComics [1:26 AM]: Islam satu-satunya agama yang mengikuti SEMUA perintah Musa, dan nabi-nabi lainnya
FishermenComics [1:26 AM]: semoga kedamaian atas mereka semua
FishermenComics [1:26 AM]: kami beriman kepada Jesus Christ
FishermenComics [1:27 AM]: dia akan datang lagi
FishermenComics [1:27 AM]: dialah Al-Masih
SHOCKWAVE886 [1:27 AM]: aku tahu
FishermenComics [1:27 AM]: dan dalam Islam
FishermenComics [1:27 AM]: kitab suci kami luar biasa
FishermenComics [1:27 AM]: di dalamnya banyak sekali mukjizat
SHOCKWAVE886 [1:27 AM]: di kitab suciku juga banyak
FishermenComics [1:27 AM]: dan kitab suci kami tidak pernah berubah
FishermenComics [1:27 AM]: Muslim mengimani Injil juga
FishermenComics [1:28 AM]: kami mempelajarinya
FishermenComics [1:28 AM]: tapi Injil sudah diubah-ubah oleh manusia
FishermenComics [1:28 AM]: benar atau salah
FishermenComics [1:28 AM]: ?
FishermenComics [1:28 AM]: Tidak ada Injil yang asli, karena itu kamu nggak bisa memastikan apakah ia asli dari Tuhan
SHOCKWAVE886 [1:28 AM]: yea
FishermenComics [1:30 AM]: kalau ada yang mau ditanyakan, Bro, ikut aku ke masjid di kota. Setiap orang di sana pindahan dari Kristen/Yahudi/ dan bahkan Ateisme.... Sekarang coba kutanya, agama apa yang bisa meyakinkan seorang ateis bahwa Tuhan itu ada?
SHOCKWAVE886 [1:30 AM]: aku nggak tahu, Man
FishermenComics [1:30 AM]: hehehehehe
FishermenComics [1:31 AM]: Saya baru memeluk Islam sebulan yang lalu
SHOCKWAVE886 [1:31 AM]: aku nggak bisa begitu
FishermenComics [1:31 AM]: okay begini deh
SHOCKWAVE886 [1:31 AM]: tapi aku suka denger omongan kamu
FishermenComics [1:32 AM]: gimana kalau, Tuhan yang Maha Kuasa bisa bicara langsung dengan kamu lewat sebuah kitab
FishermenComics [1:32 AM]: dan menjawab semua pertanyaan kamu
SHOCKWAVE886 [1:32 AM]: dia memang bicara kepadaku
FishermenComics [1:32 AM]: dan sains-nya masuk akal
FishermenComics [1:32 AM]: Bukan maksud saya benar-benar bicara kepadamu
SHOCKWAVE886 [1:32 AM]: yea aku tahu
FishermenComics [1:32 AM]: misalnya saya tahu bagaimana Tuhan memberikan tanda-tanda
FishermenComics [1:33 AM]: Gimana dia bicara dengan kamu?
SHOCKWAVE886 [1:33 AM]: susah menjelaskannya, tapi aku banyak berdoa
FishermenComics [1:33 AM]: Itu bagus
FishermenComics [1:33 AM]: Kamu percaya sama teori evolusi
FishermenComics [1:33 AM]: atau aliens?
SHOCKWAVE886 [1:33 AM]: kamu dibayar ya untuk obrolan ini?
FishermenComics [1:33 AM]: hahahahahahahaha
SHOCKWAVE886 [1:34 AM]: evolusi aku percaya
SHOCKWAVE886 [1:34 AM]: aliens nggak, kecuali kalau yang kamu maksud alien itu orang Mexico
FishermenComics [1:34 AM]: di dalam Islam (artinya, kepasrahan kepada Tuhan) semua Muslim meyakini hal-hal yang sama
FishermenComics [1:34 AM]: Evolusi itu nggak benar, Bro
SHOCKWAVE886 [1:35 AM]: nggak juga
FishermenComics [1:35 AM]: aliens memang benar ada, di dalam Quran, Tuhan berfirman jangan mengira kita sendirian di alam semesta ini, jadi Dia memberi kita tanda-tanda
SHOCKWAVE886 [1:35 AM]: kamu punya aim?
FishermenComics [1:35 AM]: ini yang kumaksud tadi, tak ada dua orang Kristen yang meyakini satu hal yang sama.
FishermenComics [1:36 AM]: apa aim?
SHOCKWAVE886 [1:36 AM]: aol instant messanger
FishermenComics [1:36 AM]: oh
FishermenComics [1:36 AM]: yeah
FishermenComics [1:36 AM]: Bro, ayo kita ketemu
FishermenComics [1:36 AM]: dengan izin Tuhan
FishermenComics [1:37 AM]: Saya lihat kamu sangat mencintai Tuhan
FishermenComics [1:37 AM]: jadi kita sama dalam hal itu
FishermenComics [1:38 AM]: izinkan saya memberimu Quran
FishermenComics [1:38 AM]: supaya kamu bisa baca sendiri isinya
SHOCKWAVE886 [1:38 AM]: ok
FishermenComics [1:38 AM]: Tuhan akan membimbing kamu, dan kalau dia tidak membimbingmu, maka Islam agama yang salah
FishermenComics [1:39 AM]: kamu tinggal di dekat stasiun kereta
SHOCKWAVE886 [1:39 AM]: kira-kira begitu
FishermenComics [1:39 AM]: tempat yang saya datangi ini, sebuah kelompok kecil, dan iya ada wanita-wanita cantik di sana
FishermenComics [1:39 AM]: mereka semua pindah ke Islam
FishermenComics [1:39 AM]: dari Kristen
FishermenComics [1:40 AM]: Saya bersumpah ini akan jadi pengalaman berharga untuk kamu
FishermenComics [1:40 AM]: kalau kamu nggak suka
FishermenComics [1:40 AM]: kamu nggak perlu datang lagi
FishermenComics [1:40 AM]: dan kamu boleh bilang “F*** off “ kepadaku
SHOCKWAVE886 [1:40 AM]: nggak laah, nggak akan aku bilang gitu
SHOCKWAVE886 [1:40 AM]: tapi aku nggak mau pindah agama, itu aja soalnya
FishermenComics [1:40 AM]: di dalam Islam
FishermenComics [1:40 AM]: kamu bukan pindah agama
FishermenComics [1:41 AM]: kamu kembali ke Islam, karena Islam adalah agama yang asli, kamu cuma akan belajar saja
FishermenComics [1:41 AM]: itu saja
FishermenComics [1:41 AM]: tidak akan ada seorangpun yang akan bilang begini
FishermenComics [1:41 AM]: hei, dengar nih, pindah agama sekarang, kalau nggak saya bom kamu
FishermenComics [1:42 AM]: lihat juga foto-foto saya nih, saya bukan pemerkosa atau sejenisnya
FishermenComics [1:42 AM]: jadi jangan takut
SHOCKWAVE886 [1:42 AM]: jadi aku tetap Katolik Roma dan hanya belajar tentang Islam?
FishermenComics [1:42 AM]: YES
FishermenComics [1:42 AM]: dulu saya juga begitu
FishermenComics [1:42 AM]: saya cuma belajar
FishermenComics [1:42 AM]: sumpah pasti menyenangkan
FishermenComics [1:42 AM]: kalau nggak
FishermenComics [1:42 AM]: kamu boleh tembak aku
SHOCKWAVE886 [1:42 AM]: nggak laah, Maan
FishermenComics [1:42 AM]: hehehehehe
SHOCKWAVE886 [1:43 AM]: saya benar-benar lagi mikir nih
FishermenComics [1:43 AM]: alasan kenapa saya kepingin kamu datang
FishermenComics [1:43 AM]: adalah karena saya merasa
FishermenComics [1:43 AM]: sangat bahagia di dalamnya
FishermenComics [1:43 AM]: luar biasa rasanya begitu dekat dengan Tuhan
FishermenComics [1:43 AM]: saya nggak pernah merasakan ini di Kristen, padahal waktu itu saya sangat taat beragama
SHOCKWAVE886 [1:44 AM]: sialan, Man, aku jadi bingung nih
SHOCKWAVE886 [1:44 AM]: beneran nih
SHOCKWAVE886 [1:44 AM]: payah nih aku
FishermenComics [1:44 AM]: hehe
FishermenComics [1:44 AM]: Dengerin nih
FishermenComics [1:44 AM]: mau ngomong di telepon aja?
FishermenComics [1:45 AM]: saya bosen ngetik terus nih
FishermenComics [1:45 AM]: saya mau bicara panjang lebar
FishermenComics [1:45 AM]: saya cuma mau cerita gimana saya sampai pindah agama
FishermenComics [1:45 AM]: dan kenapa saya melakukannya
FishermenComics [1:45 AM]: maksud saya kembali ke Islam
SHOCKWAVE886 [1:45 AM]: well, aku nggak bisa ngasih nomor telepon soalnya temanku mau ikut dengar juga nih
FishermenComics [1:45 AM]: Oke
FishermenComics [1:46 AM]: suruh dia buka chatting juga
FishermenComics [1:46 AM]: kita bertiga
SHOCKWAVE886 [1:46 AM]: dia duduk di sini
FishermenComics [1:46 AM]: oh
FishermenComics [1:46 AM]: ya udah ajak aja dia
FishermenComics [1:46 AM]: hehe
SHOCKWAVE886 [1:46 AM]: o yea ngomong-ngomong ini teman Paul
FishermenComics [1:46 AM]: oke
FishermenComics [1:47 AM]: kamu baca apa yang dari tadi aku bilang, Bro?
SHOCKWAVE886 [1:47 AM]: dari tadi memang aku terus
FishermenComics [1:47 AM]: Kau dan Paul kita ketemu aja, di kota
SHOCKWAVE886 [1:47 AM]: Paul orang Yahudi
FishermenComics [1:47 AM]: oh
FishermenComics [1:47 AM]: kamu sendiri?
SHOCKWAVE886 [1:47 AM]: Katolik Roma
FishermenComics [1:47 AM]: oh
FishermenComics [1:48 AM]: jadi siapa namamu?
SHOCKWAVE886 [1:48 AM]: Mike
FishermenComics [1:49 AM]: kau ikut aja
SHOCKWAVE886 [1:49 AM]: paul bilang kamu bisa telepon ke rumahnya
FishermenComics [1:49 AM]: oke
FishermenComics [1:49 AM]: Begini
FishermenComics [1:49 AM]: saya nggak mau memaksa
FishermenComics [1:49 AM]: tapi saya BERSUMPAH segala hal dalam agama ini masuk akal semua
FishermenComics [1:50 AM]: saya tidak disuruh siapa-siapa untuk melakukan ini
SHOCKWAVE886 [1:50 AM]: aku percaya, tapi jangan berpikir bahwa saya akan berubah keyakinan
FishermenComics [1:50 AM]: okay
FishermenComics [1:50 AM]: tapi
FishermenComics [1:51 AM]: Tuhan akan membuka hatimu jika ini kebenaran
FishermenComics [1:51 AM]: jika Islam salah
FishermenComics [1:51 AM]: Dia tidak akan membuka hatimu
FishermenComics [1:51 AM]: dan jika Tuhan tidak memberikan tanda-tanda bahwa Islam adalah kebenaran, maka ini agama yang salah
SHOCKWAVE886 [1:52 AM]: Muslim percaya kepada jesus kristus dan injil?
FishermenComics [1:52 AM]: YES
FishermenComics [1:52 AM]: DIA adalah Al-Masih
FishermenComics [1:52 AM]: dan dia akan datang lagi
FishermenComics [1:52 AM]: ini yang banyak orang tidak memahami tentang Islam
FishermenComics [1:53 AM]: mereka tahunya kami menyembah manusia yang bernama mohammed
FishermenComics [1:53 AM]: padahal nggak
SHOCKWAVE886 [1:53 AM]: kalau allah?
FishermenComics [1:53 AM]: Allah adalah Tuhan yang sebenarnya
FishermenComics [1:54 AM]: kata Tuhan adalah sebuah kata yang baru
SHOCKWAVE886 [1:54 AM]: jadi kamu menyembah siapa?
FishermenComics [1:54 AM]: Kami menyembah apa yang disembah para nabi
FishermenComics [1:54 AM]: dan melakukan apa yang mereka sejak dahulu
SHOCKWAVE886 [1:54 AM]: gimana caranya?
FishermenComics [1:54 AM]: sujud kepada Tuhan
FishermenComics [1:55 AM]: kami beribadah sebagaimana yang dilakukan Jesus
FishermenComics [1:55 AM]: di dalam Injil
FishermenComics [1:55 AM]: Sujud kepada Tuhan
FishermenComics [1:55 AM]: this is the way to pray
SHOCKWAVE886 [1:55 AM]: saya akan tetap mengikuti bible dan menyembah Jesus bahkan jika saya pindah agam sekalipun, kamu ngerti?
FishermenComics [1:55 AM]: yeah
FishermenComics [1:55 AM]: Tapi kenapa menyembang anaknya bukan bapaknya?
SHOCKWAVE886 [1:55 AM]: saya menyembah keduanya
FishermenComics [1:56 AM]: kan Tuhan lebih Agung daripada Jesus?
SHOCKWAVE886 [1:56 AM]: tuhan adalah sebuah roh
FishermenComics [1:56 AM]: ??????
FishermenComics [1:56 AM]: Tuhan adalah segala hal, dia bukan roh
SHOCKWAVE886 [1:56 AM]: aku tahu
FishermenComics [1:57 AM]: Muslim meyakini benar bahwa Tuhan menciptakan 3 jenis makhluk
FishermenComics [1:57 AM]: Para malaikat
FishermenComics [1:57 AM]: Manusia
FishermenComics [1:57 AM]: dan roh-roh
FishermenComics [1:58 AM]: Bro, kita ngomong di telepon aja deh, saya bukan pembunuh atau apa gitu
SHOCKWAVE886 [1:59 AM]: gimana yah
FishermenComics [1:59 AM]: ada bible nggak di dekat kamu?
SHOCKWAVE886 [2:00 AM]: nggak, tapi di rumahku ada, kenapa?
FishermenComics [2:00 AM]: okay
FishermenComics [2:00 AM]: di Matius 5: 17
FishermenComics [2:00 AM]: Jesus Kristus bilang
FishermenComics [2:01 AM]: bahwa alasan kenapa ia dulu datang adalah untuk memperbarui perintah-perintah Tuhan (the commandments), dan untuk memastikan bahwa perintah-perintah itu tidak akan pernah dilanggar lagi, TIDAK PERNAH, “..dan mereka yang melanggarnya, telah jatuh dalam kesesatan..”
FishermenComics [2:01 AM]: okay, sekarang coba katakan kepadaku
FishermenComics [2:01 AM]: Agama apa yang mentaati, tidak 1 atau 2, tapi SELURUH perintah Tuhan kepada Musa, dan Tuhan?
FishermenComics [2:02 AM]: Bro kamu masih di situ?
SHOCKWAVE886 [2:02 AM]: ya
FishermenComics [2:02 AM]: ok
FishermenComics [2:02 AM]: hehehe
SHOCKWAVE886 [2:02 AM]: saya sedang berpikir
FishermenComics [2:03 AM]: okay
FishermenComics [2:03 AM]: Islam lah satu-satunya agama yang begitu
FishermenComics [2:05 AM]: Orang Yahudi tidak mentaati seluruh perintah, tapi mereka mentaatinya lebih banyak daripada orang Kristen, dan karena alasan tertentu orang Kristen tidak mentaati hukum-hukum Tuhan bahkan ketika Jesus melarang untuk menyembah dirinya, tapi supaya menyembah bapak KITA dan apa yang dikatakannya di Matius 5: 17
FishermenComics [2:05 AM]: ngerti maksudku?
SHOCKWAVE886 [2:05 AM]: ya
SHOCKWAVE886 [2:05 AM]: kapan dan dimana seminarnya?
FishermenComics [2:06 AM]: maksudnya?
SHOCKWAVE886 [2:06 AM]: di mana
FishermenComics [2:07 AM]: oh tempatnya
FishermenComics [2:07 AM]: kalau kamu ambil kereta 1239 ke 72st street di kota
FishermenComics [2:07 AM]: di situlah tempatnya
SHOCKWAVE886 [2:08 AM]: di Manhattan?
FishermenComics [2:08 AM]: yes
FishermenComics [2:08 AM]: gampang kok ke sana
SHOCKWAVE886 [2:08 AM]: kapan
FishermenComics [2:09 AM]: Sabtu
FishermenComics [2:09 AM]: jam 2.30 siang
FishermenComics [2:09 AM]: begini kalau kamu mau saya bisa menemani, kalau kamu nggak merasa nyaman, kita bisa ketemu dan ngobrol dulu terus kita kesana bersama
SHOCKWAVE886 [2:10 AM]: hey kalau kamu mau nelpon sekarang ke sini ini nomornya (1845) 469-5***
FishermenComics [2:11 AM]: ok
FishermenComics [2:11 AM]: ini di NY?
SHOCKWAVE886 [2:11 AM]: ya tapi aku tinggal di upstate sekitar 1 jam dari the bronx dan 25 menit dari rockland atau new jersey
FishermenComics [2:12 AM]: oh
FishermenComics [2:12 AM]: okay
FishermenComics [2:13 AM]: Tuhan akan membuka hatimu
FishermenComics [2:13 AM]: bersiaplah untuk mukjizat-mukjizat
FishermenComics [2:13 AM]: kamu akan lihat
FishermenComics [2:13 AM]: itulah yang Dia lakukan kepadaku
FishermenComics [2:13 AM]: saya akan telepon sekarang
SHOCKWAVE886 [2:13 AM]: ok

Pembicaraan mereka di Internet berhenti setelah berlangsung tepat 1 jam. Lalu Franklin menelpon Mike dan Paul. Keduanya kini peserta aktif diskusi di Islamic Center of New York. Red- ini sebenarnya file yg sudah lama sekali tpi ada baiknya untuk dibaca kembali.

baca selengkapnya...

Tuesday, January 15, 2008

Perbedaan Perspektif Yudeo-Kristen dan Islam, Mengenai Yahudi, Kristen, dan Islam

Potongan dan Cuplikan dari buku Salib di Bulan Sabit, Dr. Jerald F. Dirk (mantan diaken di Gereja Metodis Bersatu), Serambi, Jakarta, Desember 2003.

Salah satu kendala utama untuk berkomunikasi efektif di antara manusia adalah ketika satu pihak menganggap dirinya berbicara dengan bahasa yang sama, tetapi tidak menyadari fakta bahwa sebagian kata kunci dan konsep terpenting dari percakapannya itu memiliki makna yang sangat berbeda bagi orang lain. Salah satu pihak dalam percakapan tersebut akan cepat menyimpulkan bahwa pihak lain tidak memahami apa yang tengah didiskusikan, tetapi tidak menyadari bahwa kata-kata yang mereka gunakan tidak memiliki makna yang sama bagi keduanya.

Jenis kekurangan komunikasi yang spesifik ini sering ditemui ketika orang dari latar belakang keagamaan yang berbeda mendiskusikan hubungan antara Yahudi, Kristen, dan Islam. Setiap peserta diskusi membahas berdasarkan definisi yang ber
beda mengenai Yahudi, Kristen, dan Islam, tergantung pada latar pendidikan atau pelatihan keagamaan masing-masing. Akhirnya, muncul pemahaman yang berbeda bagi masing-masing pembicara mengenai asal-muasal agama yang diperdebatkan itu.

Sampai batas tertentu, agaknya aneh bahwa para pemeluk ketiga agama ini mengalami begitu banyak kesulitan untuk berkomunikasi satu sama lain, padahal mereka memiliki banyak warisan bersama. Mungkin semua ini dise
babkan oleh kebingungan mengenai warisan bersama tersebut. Ketika seseorang dihadapkan dengan konsep yang sangat berbeda, yang tidak memiliki hubungan dengan kerangka pikir dan gambaran dunia yang khas bagi dirinya, ia terpaksa mengakomodasi konsep baru tersebut, kemudian mengembangkan sebuah kerangka pemikiran untuk memahami konsep yang diperdebatkan itu. Namun, ketika seseorang dihadapkan pada sebuah konsep yang sangat akrab dengannya, tetapi digunakan dengan cara yang sedikit berbeda, maka muncullah godaan untuk mengabaikan perbedaan-perbedaan itu atau mengasimilasikan konsep tersebut dengan kerangka pemikiran individual yang sudah ada sebelumnya. Dalam kasus lain, penggunaan konsep itu mengalami distorsi. Sebagaimana diketahui, mungkin jauh lebih mudah, misalnya, bagi orang Kristen untuk mengembangkan pemahaman yang cukup akurat mengenai Hinduisme advaitistik daripada mengenai Islam.
...lompat...

PERSPEKTIF YUDEO-KRISTEN
Menurut perspektif Yudeo-Kristen, Islam belum eksis hingga kerasulan dan dakwah Muhammad pada abad ke-7 M. Mula-mula Muhammad digambarkan sebagai anti-Kristus oleh banyak umat Kristen. Tetapi citra Muhammad kemudian mulai digambarkan secara lebih baik di kalangan unsur-unsur pendeta dan sarjana Kristen tertentu. Namun demikian, perspektif Yudeo Kristen pada umumnya masih memahami bahwa Islam dimulai dengan Muhammad, dan Muhammad menciptakan Islam dengan sebagian besar meminjam [konsep dan ajaran] dari Yahudi rabbanik dan Kristen. Dengan memerhatikan peminjaman yang diduga berasal dari agama Kristen, secara tradisional diyakini bahwa [ajaran] Muhammad sebagian besar mengambil dari ajaran-ajaran gereja Timur dan dari pelbagai tulisan apokrif Kristen. Dus, dari perspektif Yudeo-Kristen, Islam dimulai pada abad ke-7 M sebagai penggabungan Yahudi dan Kristen.

Ringkasnya, perspektif Yudeo-Kristen meletakkan rangkaian evolusi berikut mengenai Yahudi, Kristen, dan Islam. Yahudi primitif atau proto-Yahudi bisa ditelusuri jejaknya hingga perjanjian primitif antara Allah dan Nuh. Namun demikian, Yahudi nyatanya memiliki asal muasalnya saat diadakan perjanjian antara Allah dan Ibrahim, sebuah perjanjian yang secara eksklusif diwarisi oleh Ishak, kemudian oleh Yakub, dan kemudian oleh bangsa Israel. Perjanjian tersebut kemudian dirumuskan ulang oleh Musa. Sejak saat itu, Yahudi sebagai agama yangberkembang penuh pun dimulai. Yang terpenting bagi pemeliharaan Yahudi sebagai sebuah praktik keagamaan yang khas adalah kultus kuil, dengan fokusnya pada tindakan pengorbanan di Kuil Sulaiman di Yerusalem. Setelah itu, banyak bangsa Israel yang menyimpang dari ketaatan terhadap perjanjian tersebut, kemudian Allah mengutus para nabi untuk menegaskan kembali perjanjian Musa, tetapi tidak menambah maupun memodifikasinya. Keadaan tersebut terus berubah hingga perjanjian baru dengan Kristus, yang menjadi asal kemunculan agama Kristen. Hampir enam ratus tahun kemudian, Muhammad, yang banyak meminjam dari ajaran Yahudi rabbanik dan dari agama Kristen, menciptakan agama Islam. Ihtisar singkat ini secara grafis diilustrasikan secara lebih rinci dalam Tabel 1 di bawah.

...lompat...

PERSPEKTIF ISLAM
Perspektif Islam meneguhkan evolusi berurutan dari Islam, Yahudi, dan Kristen. Islam dimulai dengan Adam. Ia berkembang sesuai dengan wahyu-wahyu progresif yang diberikan Allah kepada para nabi-Nya. Evolusi Islam ini menemukan titik puncak kesempurnaannya dalam wahyu terakhir Allah yang diberikan kepada Nabi Muhammad.

Sejak semula, di antara keturunan Nabi Yakub, pelbagai distorsi atas pesan dasar Islam dikodifikasikan dan diritualisasikan, yang akhirnya memunculkan agama Yahudi. Nabi-nabi sebelumnya untuk bangsa Israel terus-menerus memberi peringatan kepada bangsa Israel dan orang-orang Yahudi untuk kembali pada Islam, dan untuk meninggalkan penyimpangan-penyimpangan mereka. Di antara nabi-nabi tersebut, yang kenabiannya terbatas untuk bangsa Israel dan umat Yahudi, adalah Isa (Yesus sang Juru Selamat atau Kristus, dan putra Maryam Sang Perawan).

Namun demikian, pesan dan kenabian Isa juga didistorsi, sehingga memunculkan konsep-konsep seperti putra Tuhan, penyaliban, dan konsep Tuhan trinitarian. Distorsi atas pesan Isa ini oleh Paulus Tarsus dan lainnya dikodifikasi sebagai agama Kristen. Ikhtisar singkat ini disuguhkan secara grafis dalam Tabel 2 di bawah.



Kunjungi penerbit : Serambi

baca selengkapnya...

Monday, January 14, 2008

EX Anggota FPI Murtad Melecehkan Islam

Sekedar menyebarluaskan berita dari blog Abu Salma :

Di tengah masyarakat kita belakangan ini muncul sebuah VCD yang meresahkan. Di dalam VCD ini ditampilkan ceramah seorang murtad (sebagaimana tampak dari pengakuannya sendiri, entah itu jujur atau tidak) yang bernama Mohamad Ali Makrus Attamimi, dan ia mengaku sebagai seorang ‘habib’ (keturunan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu). Pengakuannya ini dusta, karena at-Tamimi adalah nisbat kepada Bani Tamim, bukan kepada keturunan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu yang disebut dengan Alawiyin atau Baalawi.

Selengkapnya, klik di sini.

baca selengkapnya...

Sunday, January 13, 2008

The Federal Reserve, Badan Swasta Pencetak Dollar

Cuplikan ke-2 dari buku Satanic Finance, A. Riawan Amin, Celestial Publishing, Jakarta, 2007. Perhatikan bacaannya, karena penulis menuturkan dengan menggunakan 'sudut pandang setan'

Siapa yang bisa memaksakan kertas berharga emas ? Siapa yang bisa menulis cek kosong tanpa pernah dikomplain ? Tidak lain adalah The Federal Reserve System atau disingkat Federal Reserve atau lebih pendek lagi The Fed. Bagaimana cek kosong itu bisa dikeluarkan, semuanya biarlah menjadi rahasia kami. Tapi biarlah, sesekali agen kami menuturkan sendiri cara cerdasnya "menipu" manusia-manusia dungu lainnya:

Ketika Anda atau saya menulis selembar cek, harus ada dana yang cukup untuk mendukung cek itu. Tapi ketika The Fed yang menulis cek itu, tidak perlu ada deposit bank yang dipakai untuk mendanai. Sebab, ketika The Fed menulis cek, itu sama saja dengan mencetak uang. (Lihat di www.freedomdomain.com/bankquot.html)

Di bawah payung Federal Reserve Act, 1913, The Fed lah yang berhak menerbitkan dan mencetak dolar. Bukan Departemen Keuangan (U.S. Treasury). Di sinilah letak keanehannya. Sebuah institusi yang memiliki otoritas untuk mencetak uang, tapi bukan dimiliki oleh negara. Sebaliknya, oleh sekelompok pemilik swasta. Inilah keuntungan dan keberhasilan kami para setan yang paling menentukan. Karena kami punya ruang yang longgar untuk memastikan kolega manusia kami bisa melakukan eksploitasi atas sesamanya. Kesempatan untuk memonopoli kepentingan keuangan global, atas nama warga Amerika

Warga Amerika boleh jadi bangga karena mata uang mereka, melalui The Fed, menjadi mata uang internasional yang paling berpengaruh. Namun ada juga anggota kongres yang mencium rencana-rencana jahat kami dengan menyebut The Fed sebagai tukang monopoli. Louis T. McFadden, Chairman of The Committee on Banking and Currency, pada tanggal 10 Juni 1932 mengungkapkannya kepada publik :
Sebagian orang mengira The Fed adalah institusi pemerintah AS. Mereka bukan institusi pemerintah. Mereka hanyalah swasta yang memegang monopoli kredit yang menerkam rakyat Amerika untuk keuntungan diri mereka sendiri dan penipu yang menjadi rekanan mereka.

Laiknya negara besar, AS memiliki banyak negarawan dengan visi jangka panjang. Termasuk negarawan yang memiliki visi bagaimana keuangan semestinya dikelola. Bahkan sebelum The Fed didirikan, beberapa diantaranya mengingatkan bahayanya ketika institusi bank yang menerbitkan uang diserahkan kepada segelintir orang. Mereka bisa bertindak bukan atas nama dan kepentingan negara, tapi bergerak untuk mengeruk profit memenuhi pundi-pundi keuangan mereka sendiri. Presiden Andrew Jackson (1836) dengan tegas mengingatkan : "Jika Kongres memiliki hak (kenyataannya tidak) untuk menerbitkan uang kertas, maka hak itu semestinya diberikan kepada mereka sendiri untuk digunakan oleh (pemerintah) dan bukan untuk didelegasikan kepada individual atau korporasi."

Berbeda dengan presiden AS ke-7 itu, Presiden AS ke-3, Thomas Jefferson, seperti dikutip di awal bagian ini, menyatakan institusi bank bisa jauh lebih berbahaya ketimbang tentara musuh. Karena itu, Jefferson merekomendasikan agar kekuasaan untuk menerbitkan uang dicabut dari bank dan diberikan kepada mereka yang lebih berhak.

Pernyataan itu tidak kami sukai. Dengan mengembalikan penerbitan uang dan kredit kepada mereka yang bisa menggunakannya untuk atas nama negara, maka peluang kami untuk memecah belah, melakukan keonaran dan merekayasa kekacauan keuangan global, bisa ditekan. Namun untunglah peringatan para mantan presiden itu hanya disimpan dalam rak-rak buku museum. Kekuatan manusia-manusia yang menjadi koega kami bisa diandalkan untuk meredamnya. Buktinya, legislasi yang mengukuhkan berlakunya Federal Reserve System bisa disahkan. Meskipun secara tersirat, pengesahan ini lagi-lagi ditentang oleh presiden yang berkuasa saat itu, Woodrow Wilson (1913-1921).

Negara industri besar dikontrol oleh sistem kreditnya. Sistem kredit kita terkonsentrasi hanya pada segelintir orang. Kita sampai pada titik penguasa pecundang, pemerintahan yang paling dikontrol dan dikuasai sedunia. Bukan lagi pemerintahan yang merdeka beropini. Bukan lagi pemerintahan yang menurut keyakinan dan suara dari mayoritasnya, tetapi sebuah pemerintahan dalam opini dan di bawah paksaan kelompok kecil dari manusia-manusia dominan.

Wilson boleh saja menyindir kolega-kolega kami yang jempolan itu. Namun sejarah juga yang membuktikan, penampilan mereka sangat perkasa. Segelintir orang yang menguasai keuangan dunia. Mereka, seperti dikatakan Jefferson, memang lebih berbahaya daripada tentara musuh yang kelihatan. Karena melalui keuangan global, kolonialisme tidak lagi terjadi secara kasat mata. Penjajahan duni tidak lagi perlu meneteskan darah sedikitpun di pihak penjajah. Kolonialisme yang menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan cukup diatur oleh beberapa rekan manusia kami dari tempat ang jauh, tanpa berkeringat, tanpa bau mesiu, tanpa gedubrak-gedubruk, cukup dengan dentingan segelas martini.

baca selengkapnya...

Saturday, January 12, 2008

Dinar dan Dirham, Anti Inflasi

Cuplikan dari buku Satanic Finance, A. Riawan Amin, Celestial Publishing, Jakarta, 2007, hal 110. Perhatikan bacaannya, karena penulis menggunakan 'sudut pandang setan'.

Semasa Rasulullah SAW, nabinya para penentang kami masih hidup, dinar dan dirham digunakan dalam transaksi ekonomi. Dinar mencerminkan emas murni seberat 4,25 gram. Sementara dirham terbuat dari perak dengan berat 3 gram. Dari sisi berat, 7 dinar sama dengan 10 dirham.

Agak cukup mengherankan, Rasulullah yang membawa pandangan dan paradigma baru dalam kehidupan ekonomi dan sosial menggunakan dan mengakui dinar dan dirham yang sebetulnya bukan mata uang asli penduduk Makkah. Dinar disebut sebagai mata uang dari Bizantium, sementara dirham dari Persia. Namun pengakuan Rasulullah ini menjadi penting dan menunjukkan betapa dinar atau dirham hanyalah sekedar nama, esensinya, keduanya dibuat dari sesuatu yang berharga: emas dan perak yang layak dijadikan mata uang universal.

Kenapa mata uang ini layak disirkulasikan ke seluruh penjuru bumi ? Salah satu jawaban yang pasti, emas dan peraksangat stabil sepanjang sejarah. Berbeda dengan fiat money (uang kertas, amanah) yang cenderung mengalami inflasi setiap saat, emas dan perak sangat kuat sehingga hampir tidak terkena inflasi. Itulah kenapa, meskipun penggunaan emas sebagai alat transaksi dalam dunia modern telah dihentikan oleh pemerintah AS 1934, namun masyarakat dunia tetap menggandrungi emas sebagai alat investasi. Alasannya, menyimpan kekayaan dalam emas tetap stabil dibandingkan dengan dolar, bahkan bisa mendatangkan keuntungan berlipat di saat dolar AS mengalami depresiasi terhadap mata uang asing atau mengalami inflasi di dalam negeri.

Tahukah Anda ? Emas dan perak terbukti anti inflasi. Harga seekor ayam semasa Rasulullah SAW sekitar satu dirham (kira-kira lebih dari Rp 11 ribu). Seekor ayam saat ini masih bisa dibeli dengan jumlah dirham yang sama. Dengan kata lain, setelah 14 abad, harga seekor ayam kurang lebih sama. Sementara 25 tahun terakhir, di Eropa, harga-harga selalu naik 10 kali lipat. Di beberapa megara berkembang, diperkirakan jauh lebih besar dari ini.

Para ahli membuktikan penggunaan emas dalam transaksi perdagangan dunia, bisa menguntungkan. Karena emas menghilangkan resiko volatilitas dari mata uang. Dengan absennya volatilitas (yang disebabkan naik turunnya kurs valas) diyakini akan mempromosikan perdagangan lebih besar.

Bagi kami para setan, penggunaan dinar sebagai mata uang, akan merusak Three Pillars of Evil. Penerapan dinar akan menggusur fiat money. Dengan demikian, penggandaan uang yang diciptakan dari fiat money maupun fasilitas reserve requirements (hanya dengan cadangan emas 10 juta, bank sentral boleh mencetak uang 100 juta, amanah) tidak akan bisa lagi dilakukan. Pemerintah tidak bisa mencetak uang semaunya. Dan yang lebih penting lagi, uang yang masuk dalam sistem ekonomi adalah uang riil, bukan uang yang sejatinya janji untuk membayar alias utang.


Namun dengan bantuan sekutu-sekutu dan ahli-ahli kami dari bangsa manusia, kemunculan kembali dinar dan dirham terus dihambat. Strategi kami sederhana, mengalihkan emas sebagai alat vital ekonomi. Untuk transaksi ekonomi tidak perlu emas atau logam berharga lainnya. Mata uang tidak harus selalu mencerminkan nilai dan kekayaan. Mata uang adalah simbol legal tender yang diakui negara.

Karena hanya simbol, ia tidak perlu sesuatu yang berharga. Kertas yang diatasnya dibubuhkancap, diakui dan disahkan secara legal oleh negara melalui sebuah dekrit, sudah cukup berfungsi sebagai uang. Di sinilah keahlian kami, uang itu bisa dicetak sekehendak yang diinginkan pemerintah. Krena untuk mencetaknya tidak perlu biaya banyak. Pemerintah bisa membiayai defisit anggaran mereka dengan uang yang mereka terbitkan sendiri. Semuanya menjadi mudah.

Dengan demikian, emas dan perak yang ditakdirkan sebagai heaven's currency berfungsi sebagai alat ukur dan nilai, kami preteli fungsinya hanya sekedar sebagai penyimpan kekayaan. Oh ya, dia akan tetap menjadi alat investasi, tapi yang jelas, fungsinya untuk menjadi keseimbagan ekonomi, telah kami pangkas.

Emas yang langka, kami ganti dengan kertas yang melimpah. Hebatnya, meskipun secara instrinsik kertas hampir tidak bernilaim di tangan kami dan para kolega manusi, kertas tak ubahnya "emas". Kertas kami katakan as good as gold. Sistem ini sangat menguntungkan bagi kami para setan. Karena uang tidak lagi ditentukan oleh kelangkaan emas, tapi diserahkan kepada manusia yang didudukkan dalam lembaga yang memegang otoritas moneter. Selama manusiaitu dalam pengarus kami, selama itu juga kami bisa menentukan nasib mereka.

Karena melihat sisi lemah manusia, ada juga kalangan manusia yang mengingatkan sistem semacam ini akan sangat merusak. Bukan apa-apa, karena mereka tidak percaya manusia benar-benar akan melakukan tugas (mencetak uang) itu atas dasar kepentingan negara dan menjaga kepentingan manusia seluruhnya. Sebaliknya, karena memiliki wewenang yang demikian istimewa, siapapun akan sangat mudah tergelincir dalam kepentingan pendek yang menghancurkan bukan hanya mereka, tapi juga jutaan manusia lainnya. Itulah yang dengan lugas diingatkan oleh George Bernard Shaw :
"Anda harus memilih antara stabilitas alamiah emas dengan kejujuran dan kecerdasan para wakil yang duduk di pemerintah. Dan tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada mereka, saya menganjurkan Anda, selama sistem kapitalis yang akhirnya unggul, untuk tetap memilih emas."

Sistem kapitalis memang saat ini unggul. Namun bukan emas yang dipilih, tapi uang kertas yang diangkat. Ini berita gembira bagi kami. Karena kemunculan uang kertas, amatlah fenomenal da menjadi lambang kepiawaian kami dalam menipu manusia.

Uang kertas (paper note atau bank note) yang disirkulasikam saat ini, semula adalah surat utang (promissory note) yang akan dibayar oleh penerbitnya (pemerintah). Namun, begitu pemerintah mendeklarasikan bahwa uang itu tidak bisa ditukarkan (dengan logam mulia alias non-redeemable), praktis kontrak untuk membayar utang tidak tertunaikan (unfilfilled contract). Dengan kata lain, utang pemerintah itu selamanya tidak akan terbayar.

Sementara dalam kacamata Islam, utang tidak bisa dijadikan sebagai alat tukar. Penggunaan utang sangat terbatas pada kontrak yang dilakukan oleh mereka yang terlibat di dalamnya. Dengan demikian, paper note yang tidak lain adalah bentuk pengakuan utang (yang tidak pernah dibayar) tentu bukan dipandang sebagai alat tukar.

baca selengkapnya...

Thursday, January 10, 2008

Pentingnya Sertifikasi Musholla

Akhir-akhir ini saya sering sekali berada di mall. Bukan karena sedang pengin jalan-jalan, tetapi karena memang sedang mengawali sebuah usaha dengan membuka toko kecil di sebuah mall. Yang aktif mengelola toko adalah istri saya, sementara saya hanya sesekali saja menengok. Tapi kalau Hari Sabtu, Minggu, atau hari libur, hampir pasti saya juga ikut berlama-lama di mall.

Dengan berlama-lama di mall, ostosmastis sering menemui datangnya waktu-waktu sholat. Ini yang membuat saya sering mengunjungi Musholla di mall. Kalo harus ke ke masjid, tentu harus berjalan sedikit jauh ke luar mall. Sedangkan kalo musholla di mall, harus sedikit sabar antri dan bersujud di ruangan sempit dan pengap. Nah, ini dia masalahnya ...

Dari pengalaman-pengalaman mengunjungi tempat-tempat umum seperti mall, hotel, rumah sakit (terutama RS yang dikelola oleh lembaga nonMuslim), dan tempat umum lainnya, dapat disimpulkan bahwa biasanya penyelenggara tempat umum kurang memperhatikan kebutuhan pelanggan atau pengunjung Muslim dalam melakukan sholat lima waktu. Kalaupun ada, hanya alakadarnya saja. Mungkin saja Musholla itu dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan para petugas cleaning service gedung itu saja.

Memang, setiap jengkal tanah di muka bumi ini adalah masjid, tempat bersujud. Kita bisa dan boleh sholat di manapun, kecuali di tempat kotor dan bernajis. Tapi, di kala orang telah mampu membangun bangunan yang megah, semestinya disertai juga dengan fasilitas ibadah yang pantas. Apalagi mayoritas pengunjung mall dan tempat layanan umum tersebut adalah Muslim.

Maka, di sinilah peran Majelis Ulama Indonesia (MUI) sangat dibutuhkan untuk ikut membenahi situasi ini. Rasanya akan sangat membantu, apabila MUI saat ini mulai memberikan sertifikasi kelayakan Musholla kepada gedung-gedung layanan umum, seperti halnya sertifikasi halal pada produk makanan. Untuk mendapatkan sertifikasi ini, pengelola gedung akan disurvei oleh tim dari MUI. Dan apabila cukup layak, maka MUI akan memberi sertifikasi, dan kemudian pengelola dapat memasang 'logo sertifikasi' di luar gedungnya, yang menunjukkan bahwa di dalam gedung ini terdapat Musholla yang layak dan nyaman digunakan oleh pengunjung. Sehingga, pengunjung Muslim pun akan tenang dan nyaman ketika berada di dalam gedung tersebut.

Bagaimana, setuju... ?

baca selengkapnya...

Friday, December 21, 2007

Liputan Haji 24 Jam di Internet

Informasi, barangkali ada yang belum tahu. Kita bisa lihat siaran langsung (live) pelaksanaan haji di Tanah Suci melalui internet. Masuk aja ke www.islambox.tv, lalu lakukan registrasi gratis di situ. Setelah masuk, pilih channel Saudi 2. Selamat menikmati, siapa tau teman atau saudara kita pas ketangkap kamera di sana.

baca selengkapnya...

Saturday, September 1, 2007

Perkembangan Islam di Tiongkok

Islam berkembang di Tiongkok pada dinasti Tang dan Song, sekitar abad 7-13. Pada awal dinasti Yuan berjaya, agama Islam menjadi kepercayaan independen yang sejalan dengan agama lainnya. Banyak etnis yang menganut Islam. Umumnya mereka dipanggil bangsa Huihui, yaitu etnis-etnis Huihu, Shala, dan Dongxiang.

Tak ketinggalan juga etnis Uighur di Daerah Otonom Uighur Xinjiang yang beralih menganut agama Islam. Etnis Bao’an campuran darah etnis Mongol, Hui, Han, dan Tibet, mengikuti jejak pendahulunya menerima ajaran Islam, di abad ke-17.

Sebagian besar wilayah Tiongkok pada zaman dinasti Yuan dipadati pemukiman warga Muslim. Kala itu, Muslimin sudah tidak lagi dianggap sebagai “suku terasing” selayaknya zaman dinasti Tang dan dinasti Song. Mereka menjadi Muslimin Tiongkok yang mempunyai kesadaran pribumi. Selanjutnya, ekspansi Islam makin melebar seiring bertambahnya populasi Muslim.

Agama Islam memasuki daerah Xinjiang paling awal pada zaman Lima Dinasti China (907 – 960), awal abad ke-10. Kegiatan penyebarannya seiring dengan perkembangan pengaruh agama Islam di kawasan Asia Tengah. Etnis Uigur yang pada zaman kuno disebut Huihe, menjadi salah satu cabang tribe nomandis orang Tujue. Mereka selanjutnya mendirikan Negara Kehan dan mendalami agama Islam.

Mereka menyebarluaskan dengan kekuatan bersenjata. Setelah melalui serentetan aksi militer, akhirnya mengalahkan kekuatan agama Budha di sekitar daerah Yutian – Odan dan menegakkan agama Islam di daerah bagian selatan Xinjiang.

Pasca berdirinya Republik Rakyat China (RRC) turut didirikan pula Perhimpunan Agama Islam, sehingga agama Islam di Tiongkok mengalami perubahan yang baru. Setelah dilaksanakannya reformasi dan keterbukaan terhadap dunia luar, kehidupan agama berbagai etnis Muslim Tiongkok mendapat penghormatan sepenuhnya. Status sosial yang benar-benar sama dan sederajat.

Kini, perkembangan di berbagai bidang agama Islam Tiongkok berjalan dinamis yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Melewati perkembangan selama 1.300 tahun, Islam kini telah menyebar ke lima benua di dunia dan mempunyai sekitar 1 miliar penganut. Atau kira-kira seperlima dari populasi dunia.

Kini Islam menjelma sebagai agama nasional di lebih dari 40 negara dunia, khususnya di banyak negara Asia dan Afrika. Agama Islam mempunyai pengaruh yang menjangkau jauh dunia sosial, politik, dan kultur.

Diambil dari Majalah Komunitas (Media Informasi & Komunikasi PITI Jawa Timur, edisi 34, Agustu 2007.

baca selengkapnya...

Aldo Demeris, Muslim Mantan Pendeta Srilanka

Dari buku Kisah Para Pastur dan Pendeta Yang Masuk Islam, Syaikh Al Husaini Al Muiddi, Pustaka Al Kautsar, Maret 2007. Ditulis kembali dengan pengeditan seperlunya.

Aldo Demeris adalah salah seorang pendeta yang sangat berpengaruh di agama Nasrani, ia juga seorang dai dalam agama Nasrani, di negara Srilanka. Pekerjaannya mengajar anak kecil akidah trinitas dan menanamkan dalam jiwa agar ia mendalaminya dalam pikiran dan akalnya agar ia dapat menjadi seorang Nasrani yang tidak tahu selain Nasrani. Ia juga seorang ahli perbandingan agama, ia juga ahli ekonomi dan perdagangan yang memungkinkan ia pergi ke Arab Saudi yang dari situ mulai cerita ia masuk Islam.

Aldo Demeris menyangka umat Islam adalah orang yang menyembah rembulan. Prasangka itu disebabkan oleh paham yang salah, bahwa umat Islam memakai kalender bulan hijriyah. Ia tidak tahu kalau mereka harus mengetahui awal-awal bulan untuk melakukan kewajiban puasa dan haji. Dengan pemahamannya ia berpendapat bahwa umat Islam menyembah bulan, seperti yang dilakukan penyembah berhala (mungkin akibat pengaruh buku The Islamic Invasion-nya Robert Morey - amanah). Pemikiran ini tumbuh ketika ketika ia berada di lingkungan Nasrani yang fanatik.

Ketika Aldo Demeris di Arab Saudi ia berfikir mengapa orang-orang menutup tokonya dan umat Islam pergi ke masjid ketika azan dikumandangkan untuk shalat. Pemandangan ini telah menariknya dan memberi pengaruh yang dalam pada jiwanya, umat Islam dan betapa mereka memperhatikan agamanya. Juga perlakuan yang baik dari umat Islam pada dirinya, juga karena pengertiannya bahwa Islam adalah agama yang mengajak pada akhlak dan memberikan jaminan pada dunia pada cinta dan kasih sayang dan keadilan. Dari sinilah dirinya condong untuk mengetahui rahasia agamanya.

Ketika perasaan ini semakin kuat, dia tidak cukup dengan bertanya, tapi ia mengambil terjemahan Al Quran agar ia mengetahui segi mukjizat dan balagahnya. Ia dapat merealisasikan cita-citanya setelah ia bertemu dengan salah seorang temannya. Ia meminjamnya dengan senang, ia mempelajarinya sampai azan shubuh, ia mendengar azan. Seorang muazin mengumandangkan azan untuk shalat, maka matanya menangis, ia tidak kuasa kecuali untuk mandi dan shalat seperti yang dilakukan umat Islam.

Aldo harus masuk Islam secara resmi agar ia dapat berziarah ke Makkah dan Madinah, lalu ia menuju salah seorang temannya untuk menunjukkan jalan agar ia masuk Islam dengan cara datang di hakim Syara’ untuk menyatakan bahwa ia masuk Islam dan namanya diganti Muhammad Syarif.

Muhammad Syarif tidak hanya masuk Islam, ia juga mempunyai peran untuk memberi hidayah orang lain agar masuk Islam. Apalagi mereka dulu adalah orang-orang yang telah dinasranikannya, baik dari keluarga atau murid-muridnya. Ia mampu dengan sabar untuk berdialog dengan tenang, sehingga mampu menyadarkan banyak orang dan kerabatnya, bahwa Islam adalah agama benar, juga temannya yang seorang pendeta.

Yang penting diperhatikan adalah bahwa pendalamannya tentang agama Nasrani sangat membantunya dalam menyadarkan orang, hingga akhirnya orang tersebut mendapat petunjuk Allah. Ia menjelaskan – setelah Allah memberi hidayah padanya – bahwa penjelasan Al Quran seputar Isa Alaihissalam dapat diterima akal dan logika.

Ia melihat bahwa dakwah Islam membutuhkan banyak hal, contohnya, buku-buku cetakan yang mengajak pada agama Allah sangat minim jumlahnya, padahal menurut pengalamannya ketika masih menjadi dai Nasrani, sangat banyak buku Nasrani yang telah diterbitkan.

Ia juga berpendapat bahwa dai harus rela bercampur di antara bangsa-bangsa, untuk menjelaskan hakikat Islam dan keistimewaanya, meluruskan anggapan-anggapan salah dari negara nonmuslim, yang telah terpengaruh para misionaris. Karena, secara logika, tidak mungkin kita mengajak orang masuk suatu agama sementara ia yakin bahwa agama itu jelek.

Dari situ Muhammad Syarif berharap secepatnya ada spolitik dalam dakwah Islam. Bagaimana bahwa agama yang benar menurut Allah adalah Islam, menjelaskan hakikat Isa Alaihissalam sebagai Nabi dan Rasul. Umat Islam sangat menghormati Nabi Isa Alaihissalam sebagai Nabi. Ibunya Maryam juga termasuk tokoh ahli surga.

Ia juga menjelaskan bagian yang penting yang ditanggung oleh umat Islam yang kaya. Ia menganjurkan mereka agar mencetak terjemahan Al Quran dan kitab-kitabnya yang menjelaskan akidah Islam dan kitab-kitab yang membantu dakwah dengan bermacam-macam bahasa, karena banyak orang yang tidak kenal Islam dan ajarannya, sehingga menjadi pengkalang dalam memahami Islam.

Ia menjelaskan, hal yang harus diperhatikan oleh umat Islam yang kaya, yaitu bahwa kegiatan misionaris itu mendapat dukungan dari orang-orang Nasrani yang kaya.

Kunjungi penerbit : Pustaka Kautsar

baca selengkapnya...

Thursday, August 30, 2007

Paspor dan Uang Palsu dari Isreal

Merupakan cuplikan dari novel Ketika Cinta Bertasbih, Habiburahman El Shirazy, Republika-Basmala, Maret 2007. Bagian ini saya cuplik karena memuat informasi mengenai strategi Israel. Walaupun merupakan sekedar novel, namun saya yakin, penulis tidak asal menulis. Pastilah isinya didasarkan kepada fakta yang terpercaya. Saya telah membaca yang episode 1, dan kini sedang menunggu penerbitan episode 2. Ceritanya bagus, sekelas dengan Ayat-ayat Cinta. Berikut ini cuplikan yang saya maksud.

... “Bagaimana dia bisa mendapatkan paspor-paspor ini ?” tanya Furqan lugu.

“Ya tentu saja Israel. Paspor-paspor itu ‘palsu tapi asli’.”

“Maksud kolonel dengan ‘palsu tapi asli’ bagaimana ?”

“Paspor itu sesungguhnya palsu. Karena yang mengeluarkan bukan negara asalnya tapi yang mengeluarkan sebenarnya adalah Mosad Israel. Tapi asli, artinya bahkan negara aslinya pun akan mengakui itu asli. Sebab tidak bisa dibedakan dengan yang asli. Jenis kertasnya sama. Semuanya sana. Kau harus tahu, Israel memiliki semua jenis kertas yang digunakan untuk membuat uang di seluruh dunia. Juga memiliki semua jenis kertas yang digunakan untuk membuat paspor di seluruh dunia. Israel juga memiliki teknologi untuk membuat uang dan paspor yang sama persis dengan yang ada di seluruh dunia. Inilah rahasia yang berhasil kami kuak. Maka kita harus hati-hati. Dengan membuat uang palsu, tapi benar-benar tidak bisa dibedakan dengan yang asli, Israel bisa merusak ekonomi suatu negara. Krisis Asia Tenggara dalam analisis kami tak bisa dilepaskan dari rekayasa Israel.”

Kolonel Fuad memberikan penjelasan panjang lebar. Furqan jadi sangat mafhum. Jika untuk membuat paspor di seluruh dunia adalah begitu mudah bagi Mosad Isreal, maka untuk sekedar mengetahui identitas dirinya dan membuka kamar hotelnya bukanlah pekerjaan susah.

baca selengkapnya...

Sunday, August 26, 2007

Amru bin Ash Menaklukkan Romawi di Mesir


Masih dari buku Di Atas Sajadah Cinta.

Untuk membuka negeri Mesir, Khalifah Umar Bin Khattab ra. Mengirim pasukan perang yang dipimpin oleh Amru bin Ash ra. Setelah melakukan perjalanan panjang akhirnya tibalah pasukan kaum muslimin di Mesir. Panglima Amri bin Ash membangun markasnya di dekat benteng pasukan Romawi yang saat itu menjajah Mesir.

Suatu hari Panglima Romawi mengirim utusan untuk menemui Panglima Amru bin Ash. Utusan itu menyampaikan pesan bahwa panglimanya mengundang Amru bin Ash untuk berunding.

Panglima Romawi sudah sepakat dengan seluruh pasukannya hendak membunuh Amru bin Ash, pada saat Amru hendak kembali pulang ke markasnya. Beberapa tentara telah bersiap di atas benteng. Begitu Amru keluar dari benteng usai perundingan, mereka akan menghujaninya dengan batu cadas.

Amru bin Ash memenuhi undangan itu dan menemui panglima Romawi. Lalu mengadakan perundingan dengannya. Karena tidak menemui kesepakatan Amru minta diri. Ketika ia berjalan untuk keluar benteng, sudut matanya menangkap gerakan aneh di atas benteng. Ia mendapat firasat yang tidak baik. Otaknya langsung bergerak cepat. Ia mendapatkan jalan keluar. Ia pura-pura mengingat sesuatu lalu kembali menemui panglima Romawi, dan berkata,

"Aku punya ide, di markasku ada sekumpulan sahabat Rasulullah saw., diantaranya adalah Khalifah Umar bin Khattab ra. Kami selalu meminta petunjuk Umar dalam melangkah. Bagaimana kalau Anda langsung berbicara dengannya ?"

Panglima Romawi itu bertanya, "Benarkah dia bersama kalian saat ini ?"

"Ya. Aku ini datang ke sini menemuimu juga atas persetujuannya. Bagaimana pendapatmu ? Aku jemput saja dia untuk datang ke sini agar dia bisa langsung berbincang denganmu."

Mendengar hal itu Panglima Romawi senang sekali. Dalam otaknya ada satu pemikiran, "Jika Umar ada di dalam pasukan kaum Muslimin, maka membunuh Amru bin Ash tidak ada artinya. Karena meskipun Amru mati, Umar bisa langsung memimpin kendali. Tapi jika Umar datang ke benteng ini dan bisa dibunuh, maka ini akan sangat bermanfaat agi Romawi. Kekuatan kaum Muslimin akan mengendor. Dan daerah-daerah yang direbut mereka seperti Syam dan Palestina bisa direbut kembali. Hemm, jika tadi aku akan membunuh seorang panglima saja, maka aku akan membunuh khalifahnya."

Panglima Romawi itu lalu memberikan isyarat kepada semua pasukannya untuk membiarkan Amru pulang dengan selamat. Amru pulang dengan diantar panglima Romawi itu hingga di luar gerbang, dengan harapan tak lama lagi Umar akan datang ke dalam bentengnye. Da