Saturday, May 5, 2007

Judeo Christian, Ruh Amerika

Pada bagian akhir dari buku Knights Templar Knights Of Christ, yang ditulis oleh Rizki Ridyasmara, Pustaka Kautsar , 2006, diuraikan perihal Fenomena Judeo Christian di Amerika. Pada awal pembahasan, diilustrasikan bagaimana Bush merupakan Presiden Amerika yang sangat religius. Dia selalu memulai harinya dengan berlutut di atas Oval Office bersama Squadron Doa Kepresidenan.

Di masa pemerintahan Bush inilah, kali pertama pidato kenegaraan ditutup dengan berdoa bersama. Ini menandakan kedekatan negara dengan agama, suatu hal yang belum pernah terjadi di Amerika. "Kesalehan" Bush ini mestinya akan membawa dampak positif bagi dunia, menjadi lebih damai, adil, dan indah. Namun apa yang terjadi ? Bush justru bergaya koboi, tembak duluan urusan benar atau salah dipikir kemudian. Bagaimana Afganistan dan Irak diserbu dengan ngawur, hanya dengan berbekal prasangka dan alasan antisipasi terorisme yang tak jelas. Di mana letak cinta kasih yang mendasari agama Bush ini.

Judeo Christian mengacu pada keyakinan dan sikap keagamaan umat Kristen yang memandang bahwa zionisme merupakan hal yang harus didukung secara penuh. Mereka akan merasa berdosa apabila tidak mendukung Zionis-Israel, seakan berdosa kepada Tuhannya. Mereka mendasarkan sikapnya kepada kitab Genesis/Keluaran 12:2-3 : Dan Aku akan menjadikan engkau suatu bangsa yang besar, dan Aku akan memberkati engkau, dan menjadikan nama engkau besar; dan terberkatilah engkau. Dan Aku akan memberkati mereka yang memberkati engkau, dan mengutuk mereka yang mengutuk engkau, dan di dalam diri engkaulah semua semua keluarga dari dunia akan diberkati.

Padahal, di dalam kitab suci Zionis Yahudi, Talmud, terdapat kebencian yang mendalam kepada Yesus dan umat Kristen.
"...Yesus akan dirajam hingga mati karena ia telah melakukan sihir dan telah membujuk orang untuk melakukan kemusyrikan... Dia adalah seorang pemikat, dan oleh karena itu janganlah kalian mengasihaninya atau pun memaafkan kelakuannya. " (Sanhedrin 43a).
"Yesus ada di dalam neraka, direbus dalam kotoran (tinja) panas." (Gittin 57a).
"Barang siapa yang membaca Perjanjian Baru tidak akan mendapatkan bagian 'hari kemudian' (akhirat), dan Yahudi harus menghancurkan kitab suci Kristiani yaitu Perjanjian Baru." (Shabbath 116a).

Dahulu, Yahudi dan Kristen memiliki sejarah konflik yang sangat keras dan berdarah-darah. Yesus pernah dikejar-kejar penguasa Romawi untuk dibunuh gara-gara pengkhianatan seorang Yahudi. Bagaimana dalam Perjanjian Baru dikisahkan tokoh-tokoh Yahudi berkonspirasi menyalib Yesus. Lalu, Dewan Inkuisisi Sepanyol dan Portugis (Kristen) memperlihatkan betapa kerasnya mereka menghabisi Yahudi.

Kedekatan dunia Kristen dengan Zionis saat ini berasal dari sebuah infiltrasi dan rekayasa ideologis yang dilakukan kaum Yahudi. Orang-orang Yahudi yang terdesak oleh kehadiran Kristen, terpaksa memeluk Kristen. Mereka memenuhi gereja agar bisa menjadi pemimpin-pemimpinnya dan kemudian menghancurkan nilai-nilai asasi dari gereja dan menggantinya dengan nilai-nilai serta keyakinan Kabbalis mereka sendiri. Ini diawali oleh Paulus, salah satu penulis Perjanjian Baru Kristen. Paulus adalah seorang Yahudi kelahiran Tarsus, keturunan israel dan berkewarganegaraan Romawi.

Pada awalnya tidak semua orang Kristen sepakat dengan ideologi Paulus. Maka pada Konsili Nicea tahun 325 Masehi, Ordo Kabbalah melalui Kaisar Konstantin, menggunakan kekuasaannya untuk menghapus injil yang tidak sejalan dengan ideologi Trinitas Paulus. Tidak berhenti sampai di situ, Ordo Kabbalah juga bermain saat Martin Luther dan Calvin melakukan protes terhadap eksistensi kekuasaan Katolik Roma, hingga melahirkan Kristen Protestan.

Karena injil harus selalu bisa mengikuti perkembangan zaman dan perkembangan kepentingan Yahudi, maka pada akhir abad 19 ditugaskanlah Cyrus I. Scofield, untuk menulis ulang dan menafsirkan Injil versi King James. Era ini bersamaan dengan diselenggarakannya Kongres Zionis Internasional I di Bassel Swiss tahun 1897. Scofield adalah veteran perang saudara Amerika. Ia bukanlah ahli agama, pastor, atau pun sarjana, namun seorang petualang yang pintar berbicara dan mudah meyakinkan orang.

Awal abad 20 Scofield mulai memberikan catatan kaki pada Injil versi King James, Injil yang dipergunakan oleh negara-negara berbahasa Inggris, termasuk Amerika. Ayat-ayat dalam Injil sama sekali tidak diganti, namun di bawahnya diberi banyak sekali catatan kaki, yang seluruhnya berisi dukungan dan pembenaran bagi berdirinya negara Zionis Israel di tanah Palestina. The Oxford University membayar Scofield dengan jumlah yang besar, menerbitkannya pada tahun 1909, dan melakukan promosi gila-gilaan sehingga Injil Scofield menjadi Injil paling laris di Amerika Serikat.

Konspirasi Yahudi juga mempersiapkan infrastruktur yang mendukung keberadaan Injil Scofield. Sejumlah gerakan Kristen evangelikal yang sedang tumbuh di Amerika segera menyambutnya. Pendeta Billy Graham dan sejumlah pendeta-pendeta dengan penuh semangat mengkhotbahkan bahwa Injil Scofield merupakan injil yang paling baik dari segi penafsiran. Kepada para jemaatnya, mereka menyatakan bahwa antara Kristen dengan Yahudi itu satu kepentingan dan satu misi. Akhirnya banyak sekali orang Amerika yang saat ini menganggap keberadaan Israel di tanah Palestina adalah sesuatu yang sah, sesuai dengan kehendak Tuhan.

Tidak berlebihan bila dikatakan bahwa Injil Scofield merupakan Injil pijakan ideologis kelompok Judeo-Christian atau Zionis Kristen di Amerika dan dunia. Pemerintahan George Bush juga menjadikan pandangan Scofield sebagai pegangan. Di sekeliling Bush saat ini bertebaran pendeta-pendeta Zionis Kristen (Judeo Christian) fundamentalis seperti Jerry Falwell, Pat Robertson, Hal Lindsey, Zola Levitt, Oral Roberts, Mike Evans, Tim LaHaye, Kenneth Copeland, Paul Crouch, Ed McAteer, Jim Baker, Chuck Missler, dan Jimmy Swaggart. Mereka membela kepentingan Israel lewat semua media yang dikuasainya. Para pemimpin fundamentalis ini, bersama dengan organisasi-organisasi pro Israel yang mereka pimpin, menjangkau lebih dari 100 juta orang Kristen Amerika, dan lebih dari 100 ribu pendeta. Jumlah dana operaisional mereka konon mencapai US$ 300 juta setahun. Merekalah aktor intelektual bagi dukungan membabi buta Amerika terhadap Zionis Israel sampai saat ini.

Beberapa contoh catatan kaki buatan Scofield, yang tidak terdapat dalam Injil sebelumnya adalah :

"Mereka yang menzalimi orang Yahudi niscaya akan bernasib buruk, (dan) mereka yang melindunginya akan bernasib baik. Masa depan akan membuktikan prinsip ini dengan cara yang luar biasa." (Catatan kaki 2, Genesis 12:1)

"Tuhan telah berjanji pada suatu janji pemberkatan tanpa syarat kepada negara Israel untuk mewarisi suatu wilayah tertentu untuk selama-lamanya." (Catatan kaki 2, Genesis 12:1)

"Bagi suatu bangsa yang melakukan dosa berupa anti-semitisme -- kepada mereka -- akan menyebabkan penghukuman yang tidak bisa dielakkan." (Catatan kaki 3, Genesis 15:1-7)

Baca/Kinjungi :
1. Penerbit, www.kautsar.co.id
2. http://en.wikipedia.org/wiki/Judeo-Christian

3 comments:

Misteri Kristen said...

Bagus artikelnya.

kitab Genesis 12:2-3 :
"Dan Aku akan menjadikan engkau suatu bangsa yang besar, dan Aku akan memberkati engkau, dan menjadikan nama engkau besar; dan terberkatilah engkau. Dan Aku akan memberkati mereka yang memberkati engkau, dan mengutuk mereka yang mengutuk engkau, dan di dalam diri engkaulah semua semua keluarga dari dunia akan diberkati."

Kenyataannya yg memberkati beliau adalah bangsa Arab dan muslim, dgn cara bersholawat. Sdgkn Kristen justru menghujat beliau krn menikahi Hajar.

O ya itu Genesis mestinya Kejadian, bukan Keluaran (Exodus).

keep sharing ya

amanah said...

Terima kasih koreksinya.

dennyamz said...

BUSH mendapat wahyu setan dari vatican untuk menyerang ISLAM

Jendral2 Islam menuju iraq. tmt 20 januari 2007 sampe sekarang ,beranggotakan ahli2 perang,dan strategi.
Jendral2 Islam sudah dapat membaca sepak terjang US di timur tengah
Amerikan dan tentara koalisi hancur lebur.Iraq menjadi kuburan tentara amerika dan koalisi.kuburan juga bagi teknologi
(update 22/11) kamis malam waktu iraq, jendral islam hancurkan bungker amerika di 2 desa di baghdad, menghancurkan panser2 yg baru datang, dan helikopter.Tidak adakah baja yang lebih tebal dan lebih canggih.Tentara amerika terpanggang di dalam bungker.dan kami hancurkan gudang senjata mereka dan gudang logistik mereka. mereka makan temannya sendiri disana.
sementara kapal USS Kitty Hawk di samudra pasific lari terbirit2 ke hongkong.Takut akan kejaran 6 kapal selam jendral islam yg berkecepatan super.
Happy tank gepeng.